Visa Umroh: Panduan Lengkap Syarat, Biaya, dan Cara Mengurusnya

Visa Umroh - Panduan Lengkap Syarat, Biaya | Alsha Tour & Travel

Niat suci untuk berangkat ke Baitullah sering kali tertahan bukan karena kurangnya keyakinan di hati, melainkan karena visa umroh yang kerap membingungkan di awal. Urusan administrasi yang cukup kompleks ditambah prosedur yang tidak sebentar memunculkan rasa khawatir akan proses pengajuan visa yang tidak berjalan sesuai rencana.

Nyatanya, proses ini sebenarnya tidak sesulit yang sering Kawan Alsha bayangkan apabila ditangani oleh pendamping travel umroh terpercaya. Kawan Alsha hanya perlu tahu dari mana harus memulai, selebihnya akan Kami bantu arahkan supaya lebih jelas di setiap tahapnya.

Di artikel ini, kamu akan dipandu dari awal, mulai dari apa itu visa umroh, kebutuhan dokumen yang perlu disiapkan, estimasi biaya, hingga cara mengecek status pengajuannya tanpa merasa kewalahan di tengah proses.

Ilustrasi jemaah sedang mengurus visa umroh
Ilustrasi jemaah sedang mengurus visa umroh

Apa Itu Visa Umroh dan Mengapa Berbeda dari Visa Biasa?

Dari pengalaman beberapa Kawan Alsha, ada satu kebingungan yang cukup sering terjadi di awal, yaitu mengira visa umroh sama dengan visa kunjungan ke Arab Saudi. Sekilas memang terlihat mirip, karena sama-sama digunakan untuk masuk ke Saudi, tetapi sebenarnya keduanya memiliki tujuan yang berbeda. Kekeliruan ini penting untuk diluruskan sedari awal.

Visa Umroh vs Visa Turis Saudi: Apa Bedanya?

Perbandingan visa umroh vs visa turis Saudi
Perbandingan visa umroh vs visa turis Saudi

Visa umroh adalah izin masuk khusus yang memang diperuntukkan untuk keperluan ibadah ke Tanah Suci. Pengajuannya tidak bisa dilakukan secara mandiri, melainkan harus melalui travel umroh yang sudah terdaftar resmi di Kementerian Agama (Kemenag). Dari sini saja sebenarnya sudah terlihat bahwa visa ini memang dirancang untuk perjalanan ibadah yang lebih terarah, termasuk akses ke rangkaian lokasi dan ketentuan ibadah yang sudah ditetapkan.

Sementara itu, visa turis Saudi (e-Visa) lebih ditujukan untuk perjalanan wisata dan pengajuannya bisa dilakukan mandiri. Meski tetap memberi akses masuk ke Arab Saudi, visa ini tidak diperuntukkan buat kebutuhan ibadah umroh secara keseluruhan. Karena itu, bagi yang memang berniat melaksanakan umroh, visa umroh tetap menjadi jalur yang sesuai dan tepat.

Membedakan visa umroh dan visa turis Saudi memang bisa tidak selalu terasa sesederhana yang dibayangkan. Supaya lebih mudah Kawan Alsha pahami, berikut perbedaan keduanya secara berdampingan:

Aspek Visa Umroh Visa Turis Saudi (e-Visa)
Cara pengajuan Melalui travel umroh resmi (PPIU) yang terdaftar Kemenag Bisa diajukan mandiri via portal resmi Arab Saudi
Peruntukan Khusus untuk ibadah umroh, termasuk akses ke seluruh area ibadah Untuk kunjungan wisata umum, tidak memiliki akses area ibadah khusus
Masa berlaku Umumnya 30 hari terhitung sejak tanggal terbit Biasanya 90 hari dengan ketentuan multiple entry
Bisa diperpanjang? Tidak bisa, hanya bisa digunakan sesuai periode yang berlaku Tergantung jenis visa yang diterbitkan

Di banyak kasus yang sering terjadi, kebingungan bukan hanya pada prosesnya, melainkan keputusan dalam memilih jenis visa yang sesuai. Kawan Alsha bisa mulai dengan memastikan dulu tujuan perjalanannya untuk menghindari kekeliruan dalam proses pengurusannya.

Masa Berlaku Visa Umroh

Melihat perbandingan di atas, ada satu hal yang juga tidak kalah penting untuk dipahami sebelum mengurus visa umroh, yaitu durasi masa berlakunya.

Visa umroh umumnya berlaku 30 hari sejak tanggal terbit, bukan dihitung dari hari keberangkatan. Artinya, meski Kawan Alsha baru berangkat umroh beberapa hari setelah visa terbit, masa berlakunya sudah berjalan. Oleh sebabnya, penyesuaian jadwal keberangkatan dan kepulangan menjadi hal yang perlu Kawan Alsha perhatikan sejak awal.

Masih bingung soal perbedaan umroh dan haji secara lebih mendasar? Baca panduan lengkap perbedaan umroh dan haji di sini.

Syarat Dokumen Visa Umroh: Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Checklist dokumen visa umroh
Checklist dokumen visa umroh

Bagian ini jadi yang paling dicari oleh jemaah, sekaligus yang sering menyebabkan proses tertunda apabila tidak disiapkan dari awal. Supaya prosesnya tidak terburu-buru, penting untuk Kawan Alsha memastikan kelengkapan sebelum pengajuan dimulai. Berikut beberapa syarat yang perlu dipenuhi, dibagi berdasarkan kategori jemaah.

Dokumen Umum untuk Semua Jemaah

Sebelum masuk ke proses pengajuan, ada beberapa dokumen dasar yang sifatnya wajib terpenuhi. Tanpa ini, pengajuan visa umroh berisiko tidak bisa dilanjutkan:

  • Paspor aktif minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan
  • Foto terbaru 4×6 berlatar putih solid (bukan putih keabu-abuan)
  • Sertifikat vaksinasi meningitis yang masih berlaku (tidak lebih dari 2 tahun)
  • Formulir pendaftaran yang diajukan melalui travel resmi terdaftar Kemenag

Syarat Tambahan untuk Wanita Tanpa Mahram

Selain berbagai kelengkapan dokumen di atas, ada juga ketentuan khusus yang perlu diperhatikan oleh Kawan Alsha, terutama untuk wanita yang berangkat umroh tanpa pendamping mahram.

Mengikuti kebijakan Arab Saudi, terdapat ketentuan khusus terkait jemaah wanita tanpa mahram. Untuk wanita berusia di atas 45 tahun, dapat berangkat bersama rombongan resmi dari travel tanpa ditemani mahram kandung dengan syarat adanya surat pernyataan dari wali. Sementara untuk usia di bawah itu, ketentuannya dapat berbeda dan mengikuti regulasi terbaru yang berlaku.

Karena aturan bisa berubah dari waktu ke waktu, akan lebih aman jika Kawan Alsha mengonfirmasi langsung ke tim Kami agar mendapatkan informasi yang paling sesuai dengan kondisi keberangkatan.

Untuk panduan lengkap persiapan umroh wanita, termasuk aturan mahram terbaru, baca di sini: Umroh Wanita Tanpa Mahram — Aturan dan Prosedur Terbaru.

Syarat Umroh Keluarga dengan Anak

Keberangkatan bersama keluarga terutama yang membawa anak juga sering ditemui. Jika Kawan Alsha beribadah bersama anak, beberapa dokumen tambahan yang perlu disiapkan di antaranya akta lahir, Kartu Keluarga (KK), serta surat pernyataan hubungan keluarga apabila ada perbedaan data pada dokumen perjalanan.

Proses ini sebenarnya tidak sulit, tetapi memang membutuhkan ketelitian lebih. Biasanya, selama keseluruhan data sudah sesuai sedari awal, prosesnya bisa berjalan lancar tanpa perlu penyesuaian di tengah jalan.

Kalau kamu berangkat bersama anak-anak, ada hal-hal tambahan yang perlu dipersiapkan sejak jauh hari. Panduan lengkap paket umroh keluarga tersedia di sini.

Belum Punya Paspor? Ini Langkah Pertama yang Harus Kamu Ambil

Satu lagi permasalahan teknis yang sering tertunda ialah pembuatan paspor. Apabila Kawan Alsha ada di posisi ini, tak perlu khawatir. Sebab saat ini prosesnya sudah jauh lebih praktis dan mudah, bahkan sebagian tahapnya bisa kamu lakukan melalui ponsel.

Syarat Membuat Paspor untuk Umroh

Untuk pembuatan paspor baru, beberapa dokumen yang perlu disiapkan adalah:

  • KTP asli dan fotokopi
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Akta lahir atau ijazah sebagai bukti identitas tambahan
  • Surat keterangan kerja atau domisili apabila diperlukan

Penting: Paspor harus aktif minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan umroh. Jika masa berlaku paspor sudah hampir habis, sebaiknya Kawan Alsha perpanjang terlebih dulu sebelum masuk ke proses pengajuan visa.

Supaya lebih mudah dipahami, berikut perbedaan antara pembuatan paspor baru dan perpanjangan:

Dokumen Paspor Baru Perpanjangan Paspor
KTP dan fotokopi Wajib Wajib
Kartu Keluarga Wajib Wajib
Akta lahir / ijazah Wajib Tidak diperlukan
Paspor lama Tidak berlaku Wajib disertakan
Biaya resmi (48 hal) Rp 350.000 Rp 350.000
Biaya resmi (64 hal) Rp 650.000 Rp 650.000

Perbedaan paspor baru dan perpanjangan sebenarnya hanya ada pada kelengkapan dokumennya saja. Kawan Alsha cukup menyesuaikan kebutuhan paspornya, lalu menyiapkan semua syarat yang diperlukan sejak awal, prosesnya pun menjadi lancar tanpa kendala.

Perbandingan paspor baru vs perpanjangan
Perbandingan paspor baru vs perpanjangan

Cara Membuat Paspor Umroh Secara Online via M-Paspor

Setelah semua syarat utama Kawan Alsha siapkan, proses berikutnya biasanya terasa lebih mudah saat antrean sudah diatur lebih awal melalui aplikasi M-Paspor.

Aplikasi M-Paspor akan membantu mempermudah Kawan Alsha dalam proses pengambilan antrean tanpa perlu datang langsung ke kantor imigrasi. Hanya saja, tetap ada beberapa tahap yang harus dilakukan secara langsung, seperti verifikasi dokumen, pengambilan foto, dan perekaman sidik jari.

Pilih jadwal di M-Paspor
Pilih jadwal di M-Paspor

Bagi Kawan Alsha yang baru pertama kali menggunakan aplikasi ini, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:

  1. Unduh aplikasi M-Paspor melalui App Store atau Play Store.
  2. Buat akun dan login menggunakan email yang aktif.
  3. Pilih jenis paspor sesuai kebutuhan, lalu tentukan kantor imigrasi terdekat.
  4. Pilih tanggal dan sesi kedatangan yang masih tersedia.
  5. Unggah dokumen sesuai instruksi dan lakukan konfirmasi pendaftaran.
  6. Datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal dengan membawa seluruh dokumen asli.

Perlu diperhatikan, antrean di beberapa kantor imigrasi bisa sangat penuh. Sebaiknya Kawan Alsha mulai melakukan proses pembuatan paspor setidaknya 2–3 bulan sebelum jadwal keberangkatan umroh.

Sudah punya paspor? Lanjut ke tahap berikutnya — memahami biaya visa umroh yang sebenarnya.

Biaya Visa Umroh: Berapa yang Perlu Kamu Siapkan?

Setelah urusan dokumen mulai lebih jelas, biasanya muncul pertanyaan lain yang tidak kalah penting yaitu berapa sebenarnya biaya visa umroh yang perlu disiapkan oleh Kawan Alsha.

Wajar kalau banyak dari kamu mencari tahu tentang hal ini. Bukan semata karena nominalnya, tetapi karena rincian biaya yang diterima setiap jemaah bisa berbeda tergantung layanan dan sistem pengurusan dari travel yang dipilih.

Komponen yang Masuk dalam Biaya Visa Umroh

Secara umum, biaya visa umroh terdiri dari biaya resmi yang mengikuti ketentuan pemerintah Arab Saudi, serta biaya layanan pengurusan dari travel umroh. Besarannya dapat berubah mengikuti musim keberangkatan dan ketentuan yang sedang berlaku. Berikut gambaran komponen biayanya:

Komponen Estimasi Biaya Keterangan
Biaya konsulat (Kemenag/Saudi) Mengikuti ketentuan resmi Ditetapkan pemerintah, tidak berubah per travel
Biaya layanan travel Bervariasi per travel Mencakup verifikasi, pengajuan, dan pengurusan
Biaya dalam paket Alsha Sudah termasuk Tidak ada biaya tambahan tersembunyi

Yang sering membuat biaya terasa berbeda ialah bagaimana masing-masing travel menjalankan proses pengurusannya. Karena itu, biasanya jemaah akan merasa lebih tenang ketika seluruh kebutuhan dan rincian biaya sudah dijelaskan sejak awal tanpa ada hal yang baru diketahui belakangan.

Biaya Visa Umroh Mandiri: Apakah Bisa Lebih Hemat?

Sampai saat ini, masih banyak yang mengira visa umroh bisa diurus sendiri seperti visa perjalanan biasa. Padahal pengajuan visa umroh hanya dapat dilakukan melalui Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) resmi yang terdaftar di Kemenag.

Dalam praktiknya, istilah “mandiri” lebih sering mengacu pada jemaah yang ingin memahami sendiri rincian biaya dan prosesnya. Tidak sedikit juga yang baru menyadari di tengah jalan bahwa kepastian proses justru menjadi hal penting yang perlu dipertimbangkan sejak awal.

Memilih travel umroh berakreditasi resmi seperti Alsha tentunya akan membantu kamu merasa lebih tenang, terutama karena rincian biaya, proses pengurusan, dan pemantauan visa sudah dijelaskan dengan lebih jelas dari awal.

Agar lebih mudah buat Kawan Alsha melihat perbedaannya, berikut gambaran singkat perbandingan pengurusan visa:

Aspek Urus Sendiri Travel Tanpa Akreditasi Travel Akreditasi A (Alsha)
Legalitas pengajuan visa Tidak bisa Berisiko Resmi dan terverifikasi
Kepastian biaya Tidak pasti Transparan dari awal
Risiko penolakan visa Sangat tinggi Tinggi Minimal — diverifikasi lebih dulu
Pemantauan status visa Tergantung travel Aktif dipantau tim Alsha

Yang terpenting bukan sekadar mencari biaya paling murah, tetapi memastikan proses keberangkatan bisa berjalan jelas, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kapan Biaya Visa Bisa Lebih Mahal?

Ada periode tertentu ketika proses pengurusan visa dan keberangkatan menjadi lebih padat, seperti saat Ramadhan, menjelang musim haji, atau libur nasional Arab Saudi. Dalam kondisi seperti ini, slot pengajuan biasanya lebih terbatas dan proses bisa memerlukan waktu lebih panjang.

Kawan Alsha bisa merencanakan keberangkatan lebih awal supaya segala persiapannya terasa lebih tenang dan terorganisir secara keseluruhan.

Selain biaya visa, ada komponen biaya lain dalam paket umroh yang perlu kamu pahami dari awal.

Proses Pengurusan Visa Umroh: Langkah demi Langkah

Setelah dokumen dan gambaran biaya mulai dipahami, selanjutnya perhatian Kawan Alsha akan beralih ke bagaimana sebenarnya proses visa umroh dijalankan.

Memang, sekilas prosesnya terlihat panjang karena sebagian tahapannya melibatkan sistem imigrasi Arab Saudi. Tetapi ketika dijalani dengan alur yang tepat, pengurusan visa umroh umumnya dapat berjalan lebih mudah dari yang Kawan Alsha bayangkan.

Alur Pengurusan Visa Lewat Travel Resmi

Kawan Alsha nantinya akan melalui beberapa tahapan dalam proses pengurusan visa umroh melalui travel resmi:

  1. Daftarkan diri ke travel resmi PPIU yang terdaftar di Kemenag.
  2. Lengkapi dan serahkan semua dokumen yang diperlukan. Tim travel akan memverifikasi kelengkapannya.
  3. Travel mengajukan permohonan visa ke Konsulat Jenderal Arab Saudi.
  4. Dilakukan verifikasi oleh pihak Saudi. Proses ini rata-rata berlangsung 3–7 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap.
  5. Visa yang sudah terbit akan dikirimkan ke email atau diserahkan sesuai kebijakan travel.
  6. Pastikan untuk mengecek status visa sebelum keberangkatan.

Sebagian besar tahapan di atas akan dibantu oleh tim Alsha Tour. Kawan Alsha diharapkan menyiapkan kelengkapan dokumen sejak awal untuk membantu proses berikutnya berjalan lebih lancar.

Berapa Lama Proses Visa Umroh?

Timeline proses pengurusan visa umroh
Timeline proses pengurusan visa umroh

Proses visa umroh umumnya memerlukan waktu sekitar 3–7 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Dari banyaknya proses, keterlambatan justru sering disebabkan oleh dokumen yang belum sesuai.

Memahami hal tersebut, tim Alsha akan melakukan pengecekan dokumen secara keseluruhan sebelum diajukan ke pihak konsulat. Tujuannya agar Kawan Alsha tidak perlu bolak-balik revisi di tengah proses pengurusan.

Jika seluruh dokumen sudah lengkap dan proses pengajuannya sedang tidak terlalu ramai, visa umroh bisa terbit lebih cepat. Berikut gambaran timeline selama proses pengurusan berlangsung:

Tahap Estimasi Waktu
Pendaftaran dan pengumpulan dokumen 1–3 hari (tergantung kelengkapan)
Verifikasi oleh tim travel 1–2 hari kerja
Pengajuan ke Konsulat Saudi Hari ke-3 setelah dokumen lengkap
Proses di pihak Saudi 3–7 hari kerja
Visa terbit dan dikirimkan Hari yang sama saat approved
Total estimasi (kondisi normal) 7–14 hari dari pendaftaran

Timeline di atas bisa berbeda antara Kawan Alsha dengan jemaah lain tergantung musim keberangkatan dan kesiapan dokumen masing-masing.

Kenapa Visa Umroh Bisa Ditolak?

5 Alasan cisa umroh ditolak
5 Alasan cisa umroh ditolak

Pengajuan visa umroh tidak selalu langsung disetujui meskipun seluruh dokumen utama sudah disiapkan. Ini berarti kelengkapan berkas bukan menjadi satu-satunya hal yang diperhatikan, karena masih ada beberapa faktor lain yang ikut memengaruhi proses verifikasi. Periksa beberapa penyebab yang paling sering membuat visa umroh mengalami penolakan berikut ini:

Penyebab Penolakan Cara Mencegah
Foto tidak memenuhi standar Saudi (latar bukan putih solid, ekspresi tidak netral) Gunakan latar putih solid, ekspresi netral tanpa kacamata
Paspor masa berlaku kurang dari 6 bulan Perpanjang paspor sebelum mengurus visa
Vaksin meningitis kedaluwarsa Pastikan sertifikat vaksin tidak lebih dari 2 tahun
Dokumen tidak lengkap saat diserahkan Gunakan checklist dan konfirmasi ulang dengan tim travel
Riwayat penolakan visa sebelumnya Informasikan ke travel agar bisa dibantu penanganannya

Buat kamu yang baru pertama kali, ada panduan lebih lengkap soal persiapan umroh secara keseluruhan. Baca: Cara Umroh Pertama Kali — Panduan Lengkap dari Nol.

Cara Cek Status Visa Umroh Kamu

Proses pengecekan visa umroh sekarang sudah bisa dilakukan secara online melalui portal resmi terkait. Kawan Alsha cukup memasukkan data yang diperlukan seperti nomor paspor untuk melihat status pengajuan, apakah masih diproses, sudah terbit, atau memerlukan tindak lanjut tertentu.

Cek via Portal Resmi Saudi (Nusuk)

Cara pertama yang bisa Kawan Alsha gunakan untuk mengecek status visa umroh adalah melalui platform resmi Pemerintah Arab Saudi bernama Nusuk. Ini merupakan platform resmi untuk layanan haji dan umroh, termasuk pengecekan status visa. Caranya cukup mudah:

  1. Buka nusuk.sa di browser.
  2. Pilih menu layanan yang berkaitan dengan Umroh Visa.
  3. Masukkan nomor paspor dan tanggal lahir.
  4. Status visa akan tampil: Pending, Approved, atau Rejected.

Dalam beberapa kondisi, status visa bisa memerlukan waktu lebih untuk diperbarui pada sistem. Tidak perlu langsung khawatir apabila status belum berubah dalam waktu singkat setelah pengajuan dilakukan.

Cek via Travel Penyelenggara

Selain memantau secara mandiri, kamu tentunya merasa lebih tenang ketika proses visa ikut dipantau langsung oleh travel penyelenggara.

Jika kamu mengajukan pengurusan melalui Alsha, tim Kami akan membantu memantau perkembangan visa secara aktif hingga proses penerbitan selesai. Jadi ketika visa sudah terbit atau ada informasi penting terkait pengajuan, Kawan Alsha akan segera mendapatkan kabar tanpa harus terus mengecek secara manual.

Berikut perbedaan antara pengecekan visa secara mandiri melalui portal Nusuk dan pemantauan langsung oleh tim Alsha:

Aspek Cek Mandiri (Nusuk) Dipantau Tim Alsha
Akses informasi Real-time, bisa cek kapan saja Tim memantau dan melaporkan langsung
Notifikasi otomatis Tidak — harus cek manual Ya — kamu dihubungi saat visa terbit
Penanganan jika ada kendala Perlu follow-up sendiri ke travel Tim langsung koordinasi penanganan

Kedua cara ini sama-sama bisa membantu memantau perkembangan visa. Namun dari sisi jemaah, pendampingan dari travel membantu membuat proses menunggu terasa lebih tenang karena setiap perkembangan akan dibantu diinformasikan secara berkala.

Tips agar Proses Visa Umroh Berjalan Lancar

Salah satu kendala yang umum terjadi dalam proses pengajuan visa sejatinya muncul dari hal-hal kecil yang terlewat saat persiapan awal.

Checklist Dokumen Sebelum Diserahkan ke Travel

Sebelum dokumen diserahkan ke pihak travel, pastikan seluruh persyaratan berikut sudah diperiksa kembali:

  • Paspor aktif minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan.
  • Foto 4×6 berlatar putih solid — bukan putih kertas yang keabu-abuan.
  • Sertifikat vaksin meningitis tidak lebih dari 2 tahun.
  • Seluruh dokumen difotokopi dan disusun rapi — pisahkan per anggota keluarga jika berangkat bersama.
  • Konfirmasi ulang kelengkapan dengan checklist dari travel sebelum diserahkan.

Pengecekan ulang sederhana seperti ini membantu Kawan Alsha terhindar dari revisi dokumen di tengah proses pengajuan visa.

Kapan Waktu Terbaik Mengurus Visa Umroh?

Kalender waktu mengurus visa umroh
Kalender waktu mengurus visa umroh

Kesalahan yang sering dilakukan oleh jemaah ialah baru mulai mengurus visa ketika jadwal keberangkatan sudah cukup dekat. Semakin lama proses dipersiapkan, maka semakin terbatas juga waktu yang dimiliki apabila ada dokumen yang perlu diperbaiki.

Idealnya, pengurusan visa dilakukan sekitar 4–6 minggu sebelum keberangkatan. Rentang waktu ini biasanya memberi ruang yang lebih aman apabila terdapat penyesuaian dokumen selama proses berjalan.

Selain itu, periode menjelang bulan Ramadhan dan musim haji juga cenderung lebih padat dibanding ketika low season. Karena itu, sangat disarankan untuk Kawan Alsha mulai menyicil persiapan visa lebih awal. Selain karena proses pengajuan yang membutuhkan ketelitian, ini menjaga fokus Kawan Alsha sudah sepenuhnya tertuju pada Baitullah menjelang keberangkatan. Karena persiapan yang matang adalah kunci dari kenyamanan.

Mengurus visa umroh memang punya tahapannya sendiri. Tapi kamu tidak harus melewatinya sendirian. Alsha, travel umroh resmi dengan Akreditasi A dari Kemenag, menangani seluruh proses pengurusan visa umroh — mulai dari verifikasi kelengkapan dokumen hingga pengajuan resmi ke konsulat. Konsultasi gratis sekarang — tidak ada pertanyaan yang terlalu kecil untuk ditanyakan.

Alsha Tours Solo

Alsha Tours Lampung