Syarat Umroh Terbaru untuk Jamaah Indonesia

Published: 5 Jul 2024 Updated: 24 Nov 2025
• 8 menit baca • Kumpulan Artikel Umroh dan Haji
penting sekali memahami perbedaan syarat wajib umroh dan syarat sah umroh. Di sinilah banyak jamaah sering bingung: mana yang kalau ditinggalkan membuat umroh batal dan mana yang bisa diganti dengan dam.

Perjalanan umroh selalu dimulai dari satu langkah sederhana: memastikan semua syaratnya terpenuhi. Dari tahun ke tahun, aturan dari pemerintah Indonesia, Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan Kerajaan Arab Saudi terus diperbarui mulai dari aturan fikih, paspor, kesehatan, hingga ketentuan khusus untuk wanita dan lansia.

Di Alsha, kami sering menyaksikan momen haru ketika jamaah akhirnya mendapat panggilan berangkat.Ada yang meneteskan air mata bahagia, ada pula yang memeluk erat dokumen perdananya seolah sudah berada satu langkah lebih dekat dengan Tanah Suci.

Artikel ini kami susun sebagai panduan lengkap, agar kamu berangkat dengan hati tenang: ibadah sah, syarat administrasi beres, dan persiapan matang.

Syarat Wajib dan Syarat Sah Umroh

Sebelum membahas dokumen dan administrasi, penting sekali memahami perbedaan syarat wajib umroh dan syarat sah umroh. Di sinilah banyak jamaah sering bingung: mana yang kalau ditinggalkan membuat umroh batal dan mana yang bisa diganti dengan dam.

Syarat Wajib Umroh

Syarat wajib umroh adalah ketentuan yang harus dijaga selama ibadah. Jika salah satunya ditinggalkan, umrohmu tetap sah, tetapi kamu wajib membayar dam (denda berupa sembelihan atau kafarat lain yang sesuai).

  • Ihram dari miqat yang benar – Jamaah wajib berniat umroh dan mengenakan ihram dari batas yang sudah ditetapkan (miqat). Untuk jamaah Indonesia yang transit di Madinah, miqat biasanya di Dzul Hulaifah (Bir Ali). Jika melintas langsung ke Makkah via udara, niat ihram dilakukan ketika pesawat melewati miqat yang diinformasikan oleh kru atau pembimbing.
  • Tahallul (mencukur atau memotong rambut) – Tahallul dilakukan setelah selesai thawaf dan sa’i sebagai tanda berakhirnya ihram. Laki-laki dianjurkan mencukur gundul atau minimal memendekkan seluruh rambut, sedangkan wanita cukup memotong sedikit ujung rambutnya.

Jika ihram tidak diambil dari miqat atau tahallul tidak dilakukan dengan benar, umroh tetap sah, tetapi jamaah wajib membayar dam. Memahami bagian ini membuatmu lebih tenang, karena kamu tahu apa yang perlu diperbaiki bila ada kekurangan.

Syarat Sah Umroh

Berbeda dengan syarat wajib, syarat sah umroh adalah pilar utama keabsahan ibadah. Jika ada yang tidak terpenuhi, ibadah umroh menjadi tidak sah dan harus diulang dari awal.

  • Beragama Islam – Umroh hanya sah bagi seorang Muslim. Ini adalah fondasi dari seluruh rangkaian ibadah.
  • Baligh dan berakal – Dewasa secara syariat dan memiliki akal sehat, memahami niat serta rangkaian ibadah. Anak yang belum baligh tetap boleh umroh, tetapi status kewajiban dan niatnya dibantu oleh wali.
  • Istitha’ah (mampu) – Mampu secara fisik, finansial, dan keamanan. Mampu berjalan untuk thawaf dan sa’i, memiliki bekal yang cukup, serta kondisi perjalanan aman.
  • Merdeka – Dalam literatur fikih klasik, umroh disyaratkan dilakukan oleh orang yang merdeka (bukan budak). Di zaman sekarang, ini diterjemahkan sebagai kemampuan untuk mengatur perjalanannya sendiri tanpa paksaan.

Dengan memahami syarat wajib dan syarat sah umroh, kamu tidak hanya mengejar status “berangkat”,
tapi juga memastikan ibadah yang dijalankan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT.

Apa Saja Syarat Umroh Terbaru?

Setelah memahami aspek fikihnya, kita masuk ke syarat umroh dari sisi regulasi modern. Secara garis besar, ada tiga kelompok syarat:

  • Syarat dari pemerintah Indonesia
  • Syarat dari Kerajaan Arab Saudi
  • Syarat dari maskapai dan travel (administratif)

Tabel Syarat Umroh 2025/2026

Kategori Detail Syarat
Syarat Pemerintah Paspor aktif ≥ 6 bulan, data KTP–KK valid, kelayakan kesehatan
Syarat Saudi Vaksin meningitis, biometrik, tidak memiliki larangan perjalanan
Syarat Maskapai Nama paspor sesuai KTP, dokumen lengkap saat check-in
Syarat Travel Administrasi lengkap, pelunasan, mengikuti manasik & briefing keberangkatan

“Kami pernah mendampingi seorang jamaah yang hampir gagal berangkat karena nama paspornya hanya satu kata. Setelah revisi, ia menangis sambil berkata, ‘MasyaAllah, ternyata Allah mudahkan lewat orang-orang yang tepat.’”

Syarat Dokumen Umroh

1. Paspor (Wajib)

  • Masa berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan
  • Nama minimal dua kata
  • Harus sama dengan KTP & KK
  • Tidak rusak atau sobek

Banyak jamaah yang baru pertama kali mendaftar umroh sering bingung terkait syarat identitas. Karena itu, sebelum mengurus dokumen lain, pastikan kamu memahami prosedur pembuatan paspor melalui panduan cara membuat paspor umroh agar proses verifikasi datanya lebih cepat dan tidak tertolak saat pengajuan visa.

2. Foto Biometrik

  • Latar belakang putih
  • Wajah menghadap depan, terlihat jelas
  • Tidak memakai kacamata hitam
  • Resolusi sesuai standar visa Saudi

3. KTP & KK

Pastikan:

  • Nama dan tanggal lahir tidak typo
  • Nomor NIK valid
  • Nama orang tua sesuai

4. Buku Nikah (Untuk Wanita Tertentu)

Aturan terbaru memungkinkan wanita berangkat tanpa mahram untuk usia ≥ 45 tahun atau yang berangkat dalam rombongan travel resmi. Namun bagi usia di bawah 45 tahun, maskapai tertentu masih dapat meminta dokumen tambahan seperti buku nikah atau surat izin suami sebagai penguat data hubungan keluarga.

Syarat Kesehatan Umroh

1. Vaksin Meningitis

Vaksin meningitis hampir selalu diwajibkan oleh pihak Saudi sebagai syarat masuk negara. Setelah divaksin, kamu akan mendapatkan kartu atau sertifikat sebagai bukti resmi. Jika kamu ingin memperkirakan anggarannya, kamu bisa membaca panduan biaya suntik meningitis di puskesmas untuk haji dan umroh sebagai opsi tempat yang biasanya lebih terjangkau.

2. Kelayakan Medis

  • Riwayat penyakit jantung, hipertensi, atau diabetes terkontrol
  • Membawa obat rutin lengkap beserta resep
  • Surat keterangan fit to fly bila memiliki penyakit tertentu

3. Catatan untuk Lansia

  • Disarankan membawa pendamping
  • Membawa obat pribadi dan alat bantu (kursi roda, tongkat, bila perlu)
  • Mengikuti anjuran dokter sebelum berangkat

Syarat Usia Umroh

1. Anak-Anak

  • Diizinkan berangkat bahkan mulai usia bayi
  • Anak wajib punya paspor sendiri
  • Idealnya anak sudah cukup kuat mengikuti aktivitas thawaf dan sa’i

2. Lansia

Tidak ada batas usia maksimal untuk umroh. Yang terpenting, kondisi medis stabil dan ada penyesuaian
fasilitas (hotel, kursi roda, jadwal ziarah) sesuai kemampuan fisik.

Syarat Umroh Mandiri vs Travel

Banyak calon jamaah membandingkan antara umroh mandiri dan umroh melalui travel. Keduanya sah dan diperbolehkan, tetapi memiliki konsekuensi berbeda dari sisi dokumen, risiko, dan kenyamanan ibadah.

1. Dokumen

  • Mandiri: Semua urusan visa, tiket, hotel, transport lokal, dan ziarah ditangani sendiri. Kamu perlu memahami sistem pemesanan internasional dan regulasi terbaru.
  • Travel: Sebagian besar pengurusan administratif dibantu oleh tim, sehingga kamu bisa lebih fokus pada persiapan ibadah.

2. Risiko

  • Mandiri: Berisiko tersesat, salah membaca jadwal, terkendala bahasa, atau kurang optimal dalam mengatur rute ziarah.
  • Travel: Ada pendamping mutawwif, jadwal terstruktur, dan tim yang siap membantu jika terjadi kendala di lapangan.

3. Effort & Biaya

Jika kamu mempertimbangkan perjalanan mandiri, penting memahami seluruh komponen pengeluarannya. Analisis lengkapnya bisa kamu baca di biaya umroh mandiri agar tidak salah perhitungan.

Untuk melihat kisaran harga paket lengkap beserta fasilitasnya, kamu juga bisa membaca halaman biaya umroh sehingga perencanaan dana menjadi lebih jelas dan sesuai dengan kebutuhan keluarga.

Ada seorang jamaah Alsha yang pernah mencoba umroh mandiri. Ia berkata, “Fokus ibadahku hilang karena terlalu banyak mikir logistik. Setelah itu aku sadar… dekatnya Masjid bukan cuma soal jarak, tapi ketenangan hati.” Sejak itu ia memilih berangkat dengan travel agar bisa lebih tenang.

Checklist Dokumen Syarat Umroh

Berikut checklist singkat yang bisa kamu gunakan sebelum berangkat:

  • ✔ Paspor aktif minimal 6 bulan
  • ✔ KTP & KK sesuai
  • ✔ Foto biometrik
  • ✔ Buku nikah (jika diperlukan)
  • ✔ Vaksin meningitis
  • ✔ Surat medis bila punya riwayat penyakit
  • ✔ Menyiapkan dana sesuai kebutuhan paket umro

Persiapan Perlengkapan Umroh

Setelah dokumen lengkap, tahap selanjutnya adalah menyiapkan perlengkapan pribadi.
Pilihan barang yang tepat akan membuat ibadah lebih nyaman dan minim distraksi.

Untuk jamaah perempuan, kamu bisa melihat daftar bawaan yang lebih rinci—mulai dari gamis, mukena travel, hingga kebutuhan toiletries dalam panduan perlengkapan umroh untuk wanita agar tidak ada barang penting yang terlewat.

Bagi jamaah laki-laki, kebutuhan kain ihram, sabuk, sandal yang nyaman, dan perlengkapan pendukung lainnya dibahas khusus dalam artikel perlengkapan umroh pria.
.

FAQ Syarat Umroh

1. Apa perbedaan syarat wajib umroh dan syarat sah umroh?

Syarat wajib umroh adalah hal-hal yang jika ditinggalkan ibadah tetap sah tetapi wajib membayar dam
(misalnya ihram dari miqat dan tahallul). Syarat sah umroh adalah ketentuan yang jika tidak terpenuhi,
umroh menjadi tidak sah dan harus diulang (seperti beragama Islam, berakal, dan istitha’ah).

2. Apa saja syarat umroh 2025/2026?

Secara umum meliputi: paspor aktif minimal 6 bulan, KTP–KK valid, foto biometrik, vaksin meningitis,
kondisi kesehatan layak terbang, serta memenuhi syarat wajib dan syarat sah umroh menurut syariat.

3. Apakah wanita boleh umroh tanpa mahram?

Ya, pada kebijakan terbaru wanita usia tertentu dan yang berangkat dalam rombongan resmi
diperbolehkan umroh tanpa mahram sesuai aturan yang berlaku. Namun, sebaiknya tetap berkonsultasi
dengan biro travel dan mengikuti panduan Kemenag RI.

4. Berapa batas usia umroh?

Tidak ada batas usia maksimal; anak-anak dan lansia boleh berangkat selama sehat dan dokumen lengkap.
Untuk anak yang belum baligh, niat dan bimbingan ibadah dibantu oleh wali.

5. Apakah paspor satu kata boleh dipakai?

Secara teknis mungkin bisa, tetapi sangat tidak disarankan. Nama minimal dua kata akan mengurangi risiko
penolakan sistem visa dan mempermudah verifikasi data di imigrasi.

6. Apakah wajib vaksin meningitis?

Ya, hampir selalu wajib menurut ketentuan Saudi sebagai syarat masuk negara, terutama untuk jemaah haji dan umroh.

7. Apa syarat kesehatan untuk jamaah dengan penyakit kronis?

Diperlukan surat dokter, obat rutin yang cukup selama perjalanan, dan kadang pendamping khusus.
Sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum berangkat untuk memastikan keamanan ibadah.

8. Bagaimana syarat umroh mandiri?

Kamu mengurus semua sendiri, mulai dari visa, tiket, hotel, hingga transport lokal dan ziarah.
Untuk memahami komponennya secara detail, kamu bisa membaca analisis pada halaman biaya umroh mandiri.

Penutup

Setiap syarat umroh adalah pintu kecil menuju perjalanan besar. Seperti kata salah satu jamaah kami, “Perjalanan ini bukan soal seberapa jauh kaki melangkah, tapi seberapa dekat hati kita kepada-Nya.”

Jika kamu ingin memastikan semua syarat baik syarat sah, syarat wajib, maupun syarat dokumen yang terpenuhi tanpa repot, tim Alsha siap mendampingi dari persiapan dokumen, pemilihan paket, hingga kamu kembali ke tanah air. Kami hadir dengan pelayanan yang hangat, elegan, dan menenangkan, agar kamu bisa fokus pada satu hal terpenting: mendekat kepada Allah di Tanah Suci.