Dubai bukan sekadar kota transit. Bagi banyak jamaah umroh dan haji asal Indonesia, Dubai adalah titik singgah yang justru punya daya tarik tersendiri. Kota di Uni Emirat Arab ini memadukan budaya Arab yang kental dengan kemewahan kelas dunia, dan hal itu tercermin nyata dari pilihan oleh-olehnya. Kalau kamu penasaran apa saja yang bisa dinikmati di sana, ada banyak wisata di Dubai yang bisa masuk itinerary sebelum atau sesudah berburu oleh-oleh.
Di sini, kamu bisa menemukan suvenir senilai beberapa dirham hingga perhiasan emas murni dalam satu kawasan belanja yang sama. Itulah yang membuat pengalaman berburu oleh-oleh di Dubai berbeda dari kota lain. Satu hal penting yang perlu kamu tahu: mata uang yang digunakan adalah Dirham Uni Emirat Arab (AED), dan nilai tukarnya terhadap rupiah cukup signifikan, jadi penting untuk merencanakan anggaran belanja sejak awal.
Daftar Oleh-Oleh Khas Dubai Terlengkap
Sebelum masuk ke daftar belanjaan, ada baiknya kamu punya gambaran besar dulu. Oleh-oleh khas Dubai bisa dibagi ke dalam tiga kategori besar: makanan dan minuman, produk kecantikan dan wewangian, serta kerajinan tangan dan pakaian. Berikut 10 pilihan oleh-oleh yang paling dicari wisatawan dan jamaah umroh saat berada di Dubai.
1. Cokelat Dubai (Fix Dessert Chocolatier & Camel Milk Chocolate)
Kalau kamu aktif di media sosial beberapa waktu terakhir, nama Fix Dessert Chocolatier pasti sudah tidak asing. Cokelat Dubai dari brand ini menjadi viral secara global karena isiannya yang unik: kunafa (kue kering filament tipis khas Timur Tengah) dipadukan dengan pistachio cream di dalam lapisan cokelat belga premium. Rasanya memang tidak biasa, dan itulah yang membuatnya jadi incaran banyak orang.
Selain Fix, ada pula Camel Milk Chocolate atau cokelat susu unta yang menjadi oleh-oleh makanan khas Dubai favorit. Cokelat ini menggunakan bahan dasar susu unta asli yang lebih rendah laktosa dibandingkan susu sapi, sehingga tekstur dan rasanya sedikit berbeda, lebih creamy dan tidak terlalu manis. Merek yang paling populer antara lain Al Nassma dan Camelicious.
Harga Fix Dessert Chocolatier cukup premium, sekitar AED 35-50 per batang, sementara Camel Milk Chocolate bisa ditemukan mulai dari AED 15 dan tersedia di Dubai Mall dan Dubai Duty Free.
2. Kurma Premium (Bateel Dates)
Kurma memang bukan barang eksotis bagi jamaah umroh, tapi kurma Dubai punya kelas tersendiri. Bateel, brand kurma premium asal Arab Saudi yang memiliki banyak gerai di Dubai, menawarkan kurma dengan isian kacang, kulit jeruk karamel, hingga truffle. Tampilannya dikemas seperti cokelat praline mewah dalam kotak hadiah elegan.
Kurma Bateel bukan hanya soal rasa, tapi juga soal pengalaman. Ini cocok sebagai oleh-oleh untuk orang-orang terdekat yang kamu ingin berikan sesuatu yang berkesan. Harganya memang lebih tinggi dari kurma biasa, mulai dari AED 60 per kotak kecil, tapi kualitas dan kemasannya benar-benar sepadan.
Selain Bateel, kamu juga bisa menemukan berbagai jenis kurma curah di Dubai Spice Souk dengan harga yang jauh lebih terjangkau. Varietas seperti Medjool, Ajwa, dan Sukkari tersedia dalam pilihan harga yang beragam.
3. Saffron, Rempah Paling Mahal di Dunia
Saffron atau za’faran adalah rempah yang berasal dari putik bunga Crocus sativus. Proses panennya yang sangat manual menjadikannya rempah dengan harga tertinggi di dunia per gramnya. Di Dubai, khususnya di Dubai Spice Souk di kawasan Deira, kamu bisa membeli saffron berkualitas tinggi dengan harga yang jauh lebih kompetitif dibandingkan di Indonesia.
Saffron biasa digunakan sebagai pewarna dan perisa alami untuk nasi, teh, atau kue. Di dunia kuliner, saffron juga dikenal punya manfaat kesehatan tertentu, meskipun kamu tetap perlu berhati-hati dalam memilih produknya.
Tips membeli saffron di Dubai: pastikan warnanya merah tua dengan ujung sedikit kuning, aromanya kuat dan khas, dan tidak ada serat yang terlihat terlalu pendek (biasanya tanda campuran). Saffron asli jika dicelupkan ke air panas akan perlahan melepaskan warna kuning keemasan, bukan merah. Harganya bervariasi, mulai dari AED 20-30 per gram untuk kualitas standar.
4. Manisan Arab dan Baklava
Baklava adalah kudapan manis khas Timur Tengah yang terbuat dari lapisan filo (kulit pastry tipis), isian kacang cincang, dan sirup madu atau gula rosewater. Teksturnya renyah di luar dan lembap di dalam, dengan rasa manis yang kaya.
Di Dubai, baklava tersedia dalam berbagai varian: pistachio baklava, walnut baklava, hingga cashew baklava. Selain baklava, ada pula manisan seperti Turkish delight (lokum), halwa, dan maamoul (kue kurma isi kacang) yang menjadi pilihan populer sebagai oleh-oleh makanan dari Dubai.
Kamu bisa menemukan baklava segar di toko-toko kue di sekitar Deira atau di Souk Madinat Jumeirah. Kisaran harga per kg berada di antara AED 30-80 tergantung jenis kacang dan kualitas pastry-nya. Kalau ingin tahu lebih jauh soal pengalaman kuliner di sana, cek juga rekomendasi kuliner dan restoran halal di Dubai sebelum berangkat.
5. Parfum Arab, Oud, dan Attar
Wewangian adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Arab. Parfum jenis oud (minyak gaharu) dan attar (minyak wangi berbasis hewani atau tumbuhan) dikenal memiliki karakter bau yang kuat, hangat, dan tahan lama bahkan hingga 12-24 jam di kulit.
Yang membedakan parfum Arab dari parfum Barat adalah kandungan alkohol. Attar dan oud murni berbasis minyak, sehingga bebas alkohol dan aman digunakan untuk kegiatan ibadah. Ini menjadi salah satu alasan mengapa parfum Arab sangat diminati jamaah umroh dan haji.
Di Dubai, kamu bisa menemukan parfum ini di Perfume Souk di Deira, atau di toko-toko parfum premium seperti Arabian Oud dan Ajmal yang tersebar di berbagai mal. Harganya sangat bervariasi, dari botol kecil attar seharga AED 20 hingga parfum oud eksklusif seharga ratusan dirham.
6. Pakaian Tradisional: Abaya dan Kandura
Abaya adalah jubah longgar berwarna gelap (umumnya hitam) yang dikenakan wanita Muslim Arab, sementara kandura adalah jubah putih panjang khas pria Emirati. Keduanya dibuat dari bahan berkualitas tinggi seperti crepe, chiffon, atau sutra, dan sering dihiasi bordir halus di bagian kerah atau lengan.
Membeli abaya langsung di Dubai memberikan pilihan bahan dan desain yang jauh lebih beragam dibandingkan yang bisa kamu temukan di Indonesia. Kawan Alsha yang aktif beribadah atau mencari pakaian untuk kegiatan islami akan menemukan abaya Dubai sebagai pilihan yang elegan sekaligus fungsional.
Untuk pilihan lebih terjangkau, Naif Souk dan Deira adalah kawasan yang tepat. Untuk desain dan bahan premium, Souk Madinat Jumeirah dan mal besar seperti The Dubai Mall menyediakan toko-toko dengan koleksi yang lebih eksklusif.
7. Pasmina Silk dan Syal Kashmir
Pasmina adalah tekstil halus yang berasal dari bulu kambing Kashmir, dikenal karena kelembutannya yang luar biasa dan kemampuannya menghangatkan di suhu dingin. Di Dubai, pasmina hadir dalam ratusan pilihan motif dan warna, dari yang polos elegan hingga bermotif arabesque.
Keunggulan membawa pasmina sebagai oleh-oleh: ringan, mudah dilipat, tidak memakan banyak ruang di koper, dan bisa dipakai dalam berbagai kesempatan. Cocok sebagai hadiah untuk ibu, saudara perempuan, atau siapa saja yang menghargai tekstil berkualitas.
Kamu bisa menemukan pasmina di hampir semua souk dan mal di Dubai. Untuk kualitas terbaik, minta penjual menunjukkan label bahan dan jika perlu, lakukan tes sederhana: pasmina asli tidak berbunyi saat digosokkan ke tangan, sementara campuran sintetis akan mengeluarkan suara gesekan ringan.
8. Perhiasan Emas di Dubai Gold Souk
Dubai Gold Souk di kawasan Deira adalah salah satu pasar emas terbesar di dunia. Ratusan toko berjejer menjual perhiasan emas mulai dari kalung, gelang, cincin, hingga koin dan miniatur logam mulia. Tampilan etalase yang berkilau di sepanjang jalan membuat kawasan ini benar-benar layak mendapat julukan “City of Gold.”
Ada dua alasan utama mengapa emas Dubai menjadi incaran wisatawan. Pertama, emas yang dijual di sini memiliki kemurnian tinggi, umumnya 18 karat hingga 24 karat, dengan standardisasi yang ketat dari pemerintah Dubai. Kedua, Dubai tidak mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) pada perhiasan emas, sehingga harga akhirnya relatif lebih kompetitif dibandingkan banyak negara lain.
Yang perlu kamu perhatikan: harga emas per gram di Dubai mengikuti harga emas dunia yang diperbarui setiap hari. Biaya yang bervariasi antartoko biasanya adalah biaya pembuatan (making charge), bukan harga emas itu sendiri. Jadi, kamu bisa dan sangat disarankan untuk menawar biaya pembuatan ini.
9. Seni Pasir dalam Botol (Sand Art Bottles)
Sand art bottles adalah kerajinan tangan khas Timur Tengah berupa pasir berwarna yang disusun membentuk pola atau lukisan pemandangan di dalam botol kaca. Setiap botol dibuat secara manual, dan kamu bisa memesan versi yang dipersonalisasi dengan nama atau tulisan tertentu di dalamnya.
Ini adalah pilihan oleh-oleh yang unik dan memiliki nilai sentimental tinggi, terutama jika kamu ingin membawa pulang sesuatu yang benar-benar khas dari Dubai dan tidak bisa ditemukan di tempat lain. Ukurannya pun beragam, dari yang muat di saku hingga yang berukuran dekoratif untuk dipajang di rumah.
Kamu bisa menemukan sand art bottles di souk-souk tradisional dan toko suvenir di sekitar kawasan wisata Dubai, dengan harga mulai dari AED 10 untuk ukuran kecil.
10. Replika Miniatur Burj Khalifa dan Magnet Kulkas
Untuk oleh-oleh yang lebih ekonomis dan ringan, replika miniatur Burj Khalifa dan magnet kulkas bertema Dubai adalah pilihan yang sangat praktis. Kedua barang ini mudah ditemukan di hampir setiap toko suvenir, bandara, dan bahkan di gerai-gerai di dalam mal.
Miniatur Burj Khalifa tersedia dalam berbagai ukuran dan material, dari plastik sederhana hingga logam dengan detail lebih halus. Sementara magnet kulkas hadir dalam puluhan desain, mulai dari siluet kota Dubai hingga gambar unta dan tangan fatimah.
Ini adalah pilihan yang tepat jika kamu ingin berbagi oleh-oleh untuk banyak orang sekaligus, seperti teman kantor atau tetangga, tanpa harus menguras anggaran. Harga dimulai dari AED 5 per buah dan bisa lebih murah jika kamu membeli dalam jumlah banyak. Barang-barang ini juga mudah ditemukan di area bandara jika waktumu sangat terbatas. Sambil menunggu penerbangan lanjutan, kamu bahkan bisa mampir ke beberapa tempat wisata di Dubai yang dekat bandara sekaligus.
Dimana Tempat Membeli Oleh-Oleh di Dubai yang Murah?

Mengetahui apa yang ingin dibeli baru setengah perjalanan. Setengahnya lagi adalah tahu di mana harus membeli. Dubai menawarkan dua ekosistem belanja yang sangat berbeda: souk tradisional yang penuh warna dan penawaran, serta mal modern dengan kenyamanan dan kepastian harga. Keduanya punya kelebihan masing-masing, dan idealnya kamu mampir ke keduanya.
1. Pasar Tradisional (Souk) di Kawasan Deira
Deira adalah jantung perdagangan tua Dubai, dan di sinilah kamu bisa merasakan pengalaman belanja yang paling autentik. Ada tiga souk utama yang wajib kamu kunjungi:
Yang pertama ada Deira Gold Souk yaitu surganya pemburu perhiasan. Lebih dari 300 toko emas beroperasi di sini, dan ini adalah tempat terbaik untuk membeli perhiasan emas, perak, atau berlian dengan harga kompetitif.
Kemudian ada Dubai Spice Souk yang terletak tidak jauh dari Gold Souk. Di sini kamu bisa menemukan saffron, kayu manis, kapulaga, hingga rempah campuran khas Timur Tengah dalam harga kiloan yang jauh lebih murah dari toko modern.
Lalu jangan sampai ketinggalan ada Perfume Souk yang berada di antara keduanya dan menjual berbagai jenis wewangian Arab, dari oud murni hingga parfum botol siap pakai. Di sini kamu bisa mencoba berbagai aroma sebelum membelinya, bahkan meminta racikan khusus jika kamu berminat.
Di semua souk ini, tawar-menawar adalah hal yang normal dan bahkan diharapkan. Mulailah penawaran dari 50-60% harga yang disebutkan penjual, lalu temukan titik tengah yang disepakati bersama.
2. Al Jaber Gallery
Al Jaber Gallery adalah toko suvenir resmi yang bisa kamu temukan di hampir semua mal besar di Dubai, termasuk The Dubai Mall dan Mall of the Emirates. Ini adalah pilihan yang nyaman jika kamu ingin membeli suvenir dalam suasana belanja modern tanpa perlu khawatir soal keaslian produk.
Produk yang dijual mencakup sand art bottles, replika miniatur, magnet kulkas, parfum mini, dan berbagai kerajinan bertema Dubai. Harganya sedikit lebih tinggi dibanding souk, tapi proses belanjanya jauh lebih straightforward, tidak perlu tawar-menawar.
3. Naif Souk
Naif Souk adalah salah satu pasar tradisional tertua di Dubai. Dahulu kawasan ini menjadi pusat jual beli ternak, namun kini berubah menjadi pasar yang dipenuhi ratusan toko tekstil, abaya, kandura, dan berbagai barang kulit. Suasananya sangat lokal dan tradisional, sangat berbeda dari keramaian mal modern.
Jika kamu mencari abaya, kain, atau aksesori fashion dengan harga yang lebih bersahabat, Naif Souk adalah pilihan yang tepat. Hampir semua barang di sini bisa ditawar.
4. Souk Madinat Jumeirah
Berbeda dari souk di Deira, Souk Madinat Jumeirah adalah pasar tradisional bergaya modern yang dibangun dengan arsitektur Arab klasik dan terletak di kawasan Jumeirah yang lebih mewah. Di sini kamu bisa menemukan parfum, pakaian, hookah dekoratif, kerajinan tangan, hingga berbagai hiasan rumah dalam suasana yang lebih nyaman dan tertata.
Souk ini juga berada di dekat ikon Burj Al Arab, jadi pengalaman berbelanja di sini sekaligus memberikan pemandangan arsitektur Dubai yang memukau. Cocok untuk Kawan Alsha yang ingin pengalaman belanja yang lebih santai.
5. Gallery One
Jika kamu tertarik membawa pulang karya seni atau dekorasi artistik, Gallery One adalah destinasi yang tepat. Toko ini tersebar di beberapa lokasi dan menjual berbagai kerajinan seni tradisional Emirati, termasuk lukisan, cetakan kaligrafi, dan ilustrasi bertema budaya Arab.
Produk dari Gallery One cenderung lebih personal dan bernilai seni dibanding suvenir umum, cocok sebagai hadiah untuk orang-orang yang menghargai estetika dan keunikan.
6. The Camel Company
The Camel Company adalah toko suvenir bertema unta yang hadir di berbagai mal Dubai. Semua produknya menampilkan karakter unta yang menggemaskan dalam berbagai bentuk: boneka, mug, gantungan kunci, pakaian anak, hingga aksesori lucu lainnya.
Ini adalah pilihan yang sangat cocok untuk oleh-oleh anak-anak atau siapapun yang menyukai suvenir dengan nuansa ceria dan khas Timur Tengah.
7. Dubai Museum Store
Setelah mengunjungi Dubai Museum, salah satu destinasi wisata edukasi paling penting di kota ini, sempatkan mampir ke toko souvenir-nya. Produk yang dijual di sini punya keunikan tersendiri: bertema sejarah, budaya, dan identitas Dubai yang autentik. Kamu bisa menemukan buku, replika artefak, permainan edukatif, dan berbagai barang yang tidak akan kamu temukan di toko suvenir biasa.
Yang paling penting, rencanakan waktu belanjamu dengan baik, terutama jika kamu sedang dalam perjalanan umroh plus dubai dan hanya transit beberapa jam di Dubai. Prioritaskan tempat yang sesuai dengan daftar belanjaanmu, dan jangan lupa nikmati prosesnya karena pengalaman berbelanja di Dubai, terutama di souk-souk tradisionalnya, adalah bagian dari perjalanan itu sendiri.
Kawan Alsha yang sedang merencanakan perjalanan ke Dubai atau ingin tahu lebih banyak tentang wisata di Dubai bisa mulai dari memahami kawasan-kawasannya terlebih dahulu. Jika kamu transit singkat di bandara, ada banyak pilihan tempat wisata di Dubai yang dekat bandara yang bisa dikunjungi. Dan kalau ingin memperluas perjalanan ke ibukota UAE, jangan lewatkan juga wisata di Abu Dhabi yang punya daya tarik tersendiri.
Dan jika kamu masih dalam tahap merencanakan itinerary, artikel tentang rekomendasi aktivitas di Dubai bisa jadi panduan yang berguna sebelum berangkat.

Rifqi Haitami adalah Tour Leader berpengalaman di Alsha Tours sejak 2016 dan lulusan Pascasarjana Universitas Islam Jakarta. Aktif membimbing jamaah umroh sekaligus menulis panduan berdasarkan pengalaman langsung dan wawasan keislaman yang mendalam.