Jika Dubai dikenal dengan ritme kota yang cepat dan deretan pencakar langit, Abu Dhabi menawarkan suasana yang lebih tenang dan tertata. Jalanannya lebih lapang, ruang hijaunya lebih banyak, dan pusat aktivitasnya tidak hanya bertumpu pada pusat perbelanjaan, tetapi juga pada budaya dan kehidupan masyarakatnya.
Jarak antara Dubai dan Abu Dhabi sekitar satu setengah jam perjalanan darat, sehingga keduanya mudah dipadukan dalam satu rangkaian perjalanan. Bagi Kawan Alsha yang sudah menjelajahi wisata Dubai dan ingin suasana yang lebih tenang dengan sentuhan sejarah dan budaya, melancong dengan wisata di Abu Dhabi menjadi pilihan yang seimbang.
Tempat Wisata Religi dan Budaya di Abu Dhabi
Berikut beberapa destinasi wisata di Abu Dhabi yang memadukan nilai budaya, sejarah, dan arsitektur modern yang menjadikan aktivitas di Dubai Kawan Alsha tidak membosankan.
1. Masjid Sheikh Zayed

Masjid Sheikh Zayed merupakan salah satu ikon utama wisata di Abu Dhabi dan menjadi landmark penting di Uni Emirat Arab. Masjid ini mampu menampung puluhan ribu jamaah, dengan 82 kubah putih, ornamen marmer bermotif bunga, serta salah satu karpet tenun tangan terbesar di dunia yang berada di ruang salat utamanya. Pada malam hari, pencahayaannya menampilkan tampilan arsitektur yang tenang dan elegan.
Masjid ini terbuka untuk pengunjung non-jamaah di luar waktu salat, dengan ketentuan berpakaian sopan dan tertutup sesuai aturan yang berlaku. Sebelum berkunjung, disarankan untuk memeriksa jam operasional dan panduan resmi dari situs pengelola masjid Sheikh Zayed.
2. Qasr Al Watan

Berbeda dari kebanyakan istana kepresidenan yang tertutup, Qasr Al Watan justru membuka pintunya untuk umum. Di dalamnya terdapat ruang kubah raksasa yang memukau, perpustakaan dengan ribuan koleksi, serta pameran yang menampilkan seni dan tata negara Emirat.
Dalam rangkaian wisata di Abu Dhabi, tempat ini menjadi salah satu destinasi yang menampilkan sisi kenegaraan sekaligus kekayaan arsitektur Arab yang detail dan terjaga dengan baik. Qasr Al Watan cocok dikunjungi oleh pasangan maupun keluarga yang ingin memahami lebih dekat budaya dan sistem pemerintahan Uni Emirat Arab.
3. Qasr Al Hosn
Jika Qasr Al Watan menampilkan wajah modern Abu Dhabi, maka Qasr Al Hosn memperlihatkan akar sejarahnya. Benteng tertua di kota ini kini difungsikan sebagai museum yang merekam perjalanan Abu Dhabi sebelum era minyak, ketika kehidupan masyarakat banyak bergantung pada laut dan perdagangan mutiara.
4. Louvre Abu Dhabi

Museum seni ini dikenal dengan kubah anyaman bajanya yang menyaring cahaya matahari yang menciptakan efek visual yang sering disebut sebagai “hujan cahaya”. Koleksinya mencakup berbagai peradaban dunia, mulai dari artefak kuno hingga karya seni modern dalam satu ruang pamer.
Suasananya tenang, sehingga banyak pengunjung menjadikannya sebagai salah satu pengalaman dalam rangkaian wisata di Abu Dhabi, terutama bagi pasangan maupun keluarga yang ingin menikmati seni dengan lebih santai.
5. teamLab Phenomena (baru)
Dibuka pada April 2025, teamLab Phenomena merupakan museum seni digital imersif seluas sekitar 17.000 meter persegi. Instalasi di dalamnya memadukan cahaya, air, dan gerakan yang berubah sesuai interaksi pengunjung, sehingga setiap kunjungan dapat memberikan pengalaman yang berbeda. Tempat ini menjadi salah satu tambahan baru dalam peta wisata Abu Dhabi yang banyak diminati oleh pengunjung muda maupun keluarga.
6. Natural History Museum Abu Dhabi (baru)
Museum ini menampilkan perjalanan sejarah alam semesta selama 13,8 miliar tahun, dari awal terbentuk hingga kehidupan modern. Koleksinya mencakup fosil langka, termasuk kerangka Tyrannosaurus rex dan berbagai spesimen dinosaurus yang dipamerkan dalam satu ruang pamer.
Museum ini menjadi salah satu destinasi edukatif dalam rangkaian wisata di Abu Dhabi, khususnya bagi keluarga dengan minat pada sains dan sejarah alam.
7. Ferrari World

Ferrari World merupakan taman hiburan bertema Ferrari pertama di dunia dan menjadi rumah bagi Formula Rossa, salah satu roller coaster tercepat di dunia. Namun, Kawan Alsha yang datang bersama keluarga tidak perlu khawatir karena tersedia berbagai wahana ramah anak, pertunjukan interaktif, serta area edukasi. Dengan beragam pilihan aktivitas, destinasi ini menjadi salah satu pelengkap wisata Abu Dhabi bagi berbagai usia.
8. Warner Bros. World
Seluruh area Warner Bros. World berada di dalam ruangan yang dilengkapi pendingin udara, sehingga tetap nyaman dikunjungi saat cuaca sedang panas. Enam zona bertema menghadirkan berbagai karakter populer yang dikenal oleh anak-anak maupun orang dewasa. Bagi Kawan Alsha yang berlibur bersama keluarga, taman hiburan ini menjadi pilihan yang nyaman untuk menghabiskan waktu seharian.
9. Yas Waterworld dan SeaWorld
Jika ingin menikmati aktivitas yang lebih menyegarkan, Yas Waterworld menawarkan beragam wahana air untuk segala usia. Di kawasan yang sama, SeaWorld menghadirkan pengalaman edukatif tentang kehidupan bawah laut melalui berbagai atraksi dan pameran interaktif. Agar setiap destinasi dapat dinikmati dengan lebih leluasa, Kawan Alsha sebaiknya menyediakan waktu sekitar setengah hari untuk mengunjungi masing-masing taman.
10. Taman Nasional Mangrove
Berbeda dengan kawasan pusat kota, Taman Nasional Mangrove menawarkan suasana yang lebih tenang di tengah hutan bakau alami. Kawan Alsha dapat menjelajahinya menggunakan kayak atau paddleboard sambil mengamati berbagai satwa pesisir. Destinasi ini menjadi pilihan menarik bagi pengunjung yang ingin menikmati sisi lain Abu Dhabi di luar kawasan perkotaan.
11. Emirates Palace dan sekitarnya
Emirates Palace dikenal sebagai salah satu ikon arsitektur mewah di Abu Dhabi. Meski berfungsi sebagai hotel, beberapa area publiknya dapat kamu kunjungi tanpa harus menginap. Datang pada sore hari menjadi pilihan yang tepat karena pencahayaan alaminya membuat setiap detail arsitektur terlihat semakin menonjol. Bagi Kawan Alsha, kawasan ini dapat menjadi salah satu pelengkap wisata di Abu Dhabi sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi lain.

Rifqi Haitami adalah Tour Leader berpengalaman di Alsha Tours sejak 2016 dan lulusan Pascasarjana Universitas Islam Jakarta. Aktif membimbing jamaah umroh sekaligus menulis panduan berdasarkan pengalaman langsung dan wawasan keislaman yang mendalam.