Kegiatan di Madinah Saat Umroh: 8 Aktivitas Ibadah dan Ziarah yang Perlu Kamu Tahu

Kegiatan di Madinah saat umroh - 8 Aktivitas Ibadah dan Ziarah yang Perlu Kamu Tahu | Alsha Tours & Travel

Bus berhenti, pintunya terbuka, dan udara Madinah yang lebih sejuk langsung menyapa wajahmu. Langkah pertama di kota ini terasa berbeda. Suasananya lebih lapang dan lebih tenang, seolah waktu sengaja diperlambat. Lalu menara Masjid Nabawi muncul di kejauhan, dan banyak jemaah mengaku haru tanpa benar-benar bisa menjelaskan kenapa.Setelah rasa haru itu reda, pertanyaan praktis biasanya muncul. Banyak jemaah, apalagi yang baru pertama kali, hanya tahu satu hal: shalat di Masjid Nabawi. Selebihnya bingung mengisi hari. Sebagian bahkan menyesal kelewat Raudhah karena tidak menyiapkan izin sejak awal. Lewat tulisan ini, kamu akan tahu cara memanfaatkan setiap hari di Madinah, mulai dari ibadah, ziarah, sampai momen Raudhah yang sayang kalau terlewat.

Suasana Madinah dan Berapa Lama Kamu di Sana

Kalau Makkah terasa ramai dan menggebu, Madinah punya nuansa sebaliknya. Kota ini lebih lapang, lebih teratur, dan membawa rasa sakinah yang langsung terasa begitu kamu turun. Banyak jemaah menyebut Madinah sebagai tempat menata hati sebelum atau sesudah rangkaian ibadah di Makkah. Langit yang lebih luas, jalanan yang rapi, dan pelataran masjid yang bersih membuat kota ini mudah membuatmu jatuh hati sejak hari pertama.

Lalu berapa lama kamu akan tinggal? Mayoritas paket umroh mengalokasikan sekitar tiga sampai empat hari di Madinah. Anggap angka ini sebagai gambaran umum, bukan patokan mutlak, karena tiap program bisa berbeda. Waktu sesingkat itu justru membuat tiap harinya berharga. Tiga sampai empat hari cukup untuk shalat berjamaah, menyusuri tempat ziarah, dan mengejar momen Raudhah, asalkan kamu tahu apa yang harus diisi sejak awal.

Suasana pelataran Masjid Nabawi dengan payung raksasa di Madinah
Madinah menyambut jemaah dengan ketenangan yang sulit dilupakan.

Ibadah di Masjid Nabawi, Inti Kegiatan di Madinah

Apa pun rencana ziarahmu, inti kegiatan di Madinah saat umroh tetaplah satu yakni beribadah di Masjid Nabawi. Dari masjid inilah hari-harimu berputar, dan dari sini pula kebanyakan kenangan terbaik lahir. Maka sebelum sibuk menyusun rute ziarah, pastikan dulu kamu memahami ibadah apa saja yang menjadi inti selama di sini.

Shalat Berjamaah dan Mengejar Shalat Arbain

Agenda utama setiap hari adalah shalat lima waktu berjamaah di Masjid Nabawi. Keutamaannya besar: satu shalat di sini bernilai lebih dari seribu shalat di tempat lain, kecuali di Masjidil Haram, sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Bukhari dan Muslim.

Dari sini lahir tradisi shalat Arbain, yaitu menyempurnakan empat puluh waktu shalat berjamaah tanpa terputus. Perlu kamu pahami, Arbain adalah amalan yang diupayakan, bukan kewajiban. Kalau jadwal atau kondisi tubuh tidak memungkinkan, jangan memaksakan diri sampai mengganggu ibadah yang lain.

Memperbanyak Amalan Sunnah

Di luar shalat fardhu, Madinah memberi ruang luas untuk amalan sunnah. Tahajud di sepertiga malam, shalat dhuha, tilawah Al-Qur’an, dzikir, sampai duduk berlama-lama di dalam masjid. Banyak jemaah juga mengikuti kajian yang rutin digelar di area Nabawi.

Jemaah melaksanakan shalat berjamaah di dalam Masjid Nabawi
Setiap shalat di Masjid Nabawi bernilai lebih, dan itu membuat jemaah betah berlama-lama.

Suasana Masjid Nabawi yang teduh membuat ibadah terasa lebih khusyuk dan waktu seperti berjalan lambat. Tidak heran banyak jemaah betah tinggal di dalamnya dari sebelum Subuh hingga jauh setelah Isya.

Raudhah, Taman Surga yang Perlu Direncanakan Sejak Awal

Inilah bagian yang paling dicari, sekaligus paling sering membuat jemaah kecewa kalau tidak siap. Maka pahami betul tiga hal berikut sebelum kamu berangkat.

Apa Itu Raudhah dan Mengapa Istimewa

Raudhah adalah area di antara mimbar dan makam Rasulullah di dalam Masjid Nabawi. Tempat ini disebut sebagai salah satu taman dari surga, dan jemaah dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, serta shalat sunnah di dalamnya. Karena itu, antrean masuk Raudhah selalu padat sepanjang hari. Banyak jemaah menyimpan doa-doa paling penting mereka untuk dipanjatkan di area ini, mulai dari doa untuk keluarga sampai harapan agar bisa kembali lagi suatu hari nanti.

Cara Masuk Raudhah Terbaru: Tasreh Kolektif atau Aplikasi Nusuk

Dua jalur resmi masuk Raudhah; jemaah Alsha umumnya dibantu lewat tasreh kolektif.
Dua jalur resmi masuk Raudhah; jemaah Alsha umumnya dibantu lewat tasreh kolektif.

Sejak 2024, masuk Raudhah wajib menggunakan izin atau tasreh berbasis digital. Aplikasi lama Eatmarna sudah digantikan oleh Nusuk, dan seluruh pengaturan slot kini berpusat di sana. Ada dua jalur resmi yang bisa kamu tempuh.

Jalur pertama adalah tasreh kolektif, yang biasanya diurus petugas atau pihak travel untuk satu rombongan. Jalur kedua adalah pendaftaran mandiri melalui platform resmi Nusuk. Perlu kamu catat, pintu masuk dan jam kunjungan jemaah pria dan wanita dibedakan, dan sesi ibadah di dalamnya cukup singkat, sekitar 10 sampai 15 menit per kelompok.

Tabel perbandingan cara masuk Raudhah lewat tasreh kolektif dan aplikasi Nusuk
Aspek Tasreh Kolektif Aplikasi Nusuk (Mandiri)
Siapa yang mengurus Petugas atau pihak travel Jemaah sendiri lewat aplikasi
Cara daftar Data dikumpulkan dalam satu rombongan Daftar dengan paspor, visa, dan tanggal lahir
Kelebihan Terjadwal rapi, jemaah tidak repot Bisa pilih waktu sendiri, fleksibel
Kekurangan Jadwal mengikuti rombongan Slot cepat penuh, perlu dipantau
Cocok untuk Jemaah rombongan travel Jemaah yang ingin tambahan kunjungan

Tips Slot dan Adab di Dalam Raudhah

Kunci utamanya adalah persiapan. Begitu visa terbit, segera buat akun Nusuk dan pantau ketersediaan slot, karena kuota cepat penuh dan diakses puluhan juta pengguna lintas negara. Membuat akun dari jauh-jauh hari adalah bagian dari persiapan umroh yang sering disepelekan, padahal sangat menentukan.

Di hari kunjungan, datang 30 sampai 45 menit lebih awal dan berwudhu langsung dari hotel agar tidak terburu-buru. Saat berada di dalam, jaga adab. Perbanyak doa, jangan berlebihan berfoto, dan tetap berlapang dada bila belum kebagian. Ingat, pahala shalat di area Masjid Nabawi mana pun tetap besar, jadi tidak perlu memaksakan diri sampai berdesakan.

Ziarah ke Tempat Bersejarah di Madinah (City Tour)

Rangkuman tempat ziarah utama di Madinah
Rangkuman tempat ziarah utama di Madinah agar kamu tidak kehilangan momen.

Selain ibadah di Nabawi, ada agenda yang ditunggu banyak jemaah yakni city tour Madinah. Rute ziarah ini umumnya memakan waktu setengah hari. Bukan sekadar berpindah dari satu tempat ke tempat lain, agenda ini mengajak Kawan Alsha menelusuri jejak peristiwa besar yang membentuk sejarah Islam. Dengan itinerary umroh yang tersusun rapi, kamu bisa mengikuti city tour tanpa mengurangi waktu untuk beribadah di Masjid Nabawi.

Masjid Quba, Shalat yang Bernilai Umrah

Masjid Quba adalah masjid pertama yang dibangun Rasulullah. Shalat dua rakaat di sini disebutkan berpahala seperti satu umrah, sehingga banyak jemaah menjadikannya tujuan pertama. Sebaiknya kamu berwudhu dari hotel dan datang pagi hari saat suasana masih lengang. Keistimewaan seperti ini juga menjadi bagian dari keutamaan umroh yang membuat ibadah ke Tanah Suci terasa berbeda.

Masjid Qiblatain, Saksi Perpindahan Kiblat

Tidak jauh dari Quba, ada Masjid Qiblatain. Di tempat inilah turun perintah perpindahan arah kiblat dari Baitul Maqdis ke Ka’bah. Karena letaknya berdekatan, Qiblatain biasanya berada dalam satu rute dengan Masjid Quba.

Jabal Uhud dan Makam Para Syuhada

Jabal Uhud adalah lokasi Perang Uhud, salah satu peristiwa paling membekas dalam sejarah Islam. Di kakinya terdapat makam Hamzah bin Abdul Muthalib dan para syuhada. Di dekatnya ada Jabal Rummat atau bukit pemanah, yang menyimpan hikmah penting tentang pentingnya menaati pemimpin. Berdiri di tempat ini, banyak jemaah merasa sejarah yang dulu hanya dibaca di buku kini terasa nyata dan dekat.

Gunung Uhud, lokasi bersejarah Perang Uhud di Madinah
Jabal Uhud, salah satu titik ziarah yang paling membekas saat city tour Madinah.

Pemakaman Baqi

Baqi adalah pemakaman utama di Madinah, tempat banyak sahabat dan keluarga Nabi dimakamkan. Jemaah pria umumnya bisa masuk ba’da Subuh untuk berziarah dan mendoakan. Sementara jemaah wanita berdoa dari luar pagar, sesuai ketentuan yang berlaku di lokasi. Karena letaknya berada di sisi Masjid Nabawi, mengetahui pintu Masjid Nabawi yang mengarah ke area Baqi juga bisa memudahkan akses saat berziarah.

Kebun Kurma dan Pasar Kurma

Sebelum kembali ke hotel, banyak rombongan singgah di kebun atau pasar kurma. Di sini kamu bisa mengenal kurma Ajwa yang dikenal sebagai kurma kesukaan Nabi, sekaligus berburu oleh-oleh. Selain kurma, tersedia pula cokelat, kacang, dan beragam cinderamata. Untuk daftar yang lebih lengkap, kamu bisa merujuk daftar tempat ziarah di Madinah yang diterbitkan lembaga resmi.

Tabel daftar tempat ziarah di Madinah beserta waktu terbaik berkunjung
Tempat Daya Tarik Singkat Waktu Terbaik Catatan
Masjid Quba Shalat berpahala umrah Pagi Berwudhu dari hotel
Masjid Qiblatain Sejarah perpindahan kiblat Pagi Satu rute dengan Quba
Jabal Uhud Makam syuhada Perang Uhud Pagi Bawa pelindung panas
Pemakaman Baqi Makam sahabat dan keluarga Nabi Ba’da Subuh Wanita berdoa dari luar
Kebun Kurma Kurma Ajwa dan oleh-oleh Siang Kadang ada biaya masuk kecil

Kalau ingin membeli oleh-oleh setelah city tour selesai, kamu tidak harus langsung berbelanja di toko sekitar hotel. Ada beberapa pasar murah dekat Masjid Nabawi yang menawarkan pilihan lebih beragam dengan harga yang lebih bersahabat.

Adab dan Hal yang Perlu Kamu Perhatikan

Agar ibadah dan ziarahmu terasa nyaman, ada beberapa adab dan persiapan yang perlu kamu jaga selama di Madinah.

Pertama, jaga adab ziarah. Datanglah untuk mendoakan, bukan sekadar berfoto, dan jangan mengambil benda apa pun dari lokasi. Kedua, antisipasi cuaca panas. Suhu Madinah pada musim panas bisa menyentuh 40 sampai 42 derajat Celsius, jadi bawa topi atau payung, perbanyak minum, dan jaga stamina. Ketiga, jaga barang bawaan dan selalu ikuti arahan petugas atau muthawif. Terakhir, ingat ketentuan khusus di tiap lokasi, misalnya jemaah wanita tidak masuk ke area Baqi. Untuk rujukan resmi seputar ketentuan ibadah, kamu bisa memantau informasi dari Kementerian Agama RI.

Contoh Susunan Kegiatan Harian di Madinah

Gambaran susunan kegiatan harian; jadwal sebenarnya menyesuaikan program Alsha.
Gambaran susunan kegiatan harian; jadwal sebenarnya menyesuaikan program Alsha.

Supaya kamu lebih mudah membayangkan, berikut gambaran susunan kegiatan selama tiga hari di Madinah. Anggap ini ilustrasi, bukan jadwal pasti, karena susunan sebenarnya menyesuaikan program dari travelmu.

Contoh jadwal kegiatan tiga hari di Madinah saat umroh
Hari Pagi Siang–Sore Malam
Hari 1 Tiba dan check-in hotel Shalat fardhu di Nabawi, adaptasi Ibadah sunnah, jalan di pelataran
Hari 2 City tour: Quba, Qiblatain, Uhud, kebun kurma Raudhah sesuai jadwal izin Perbanyak ibadah di Nabawi
Hari 3 Ibadah sunnah, ziarah Baqi (pria) Belanja oleh-oleh, kurma Ajwa Persiapan menuju Makkah

Rencanakan Kegiatan di Madinah Bersama Alsha

Sekarang kamu sudah punya gambaran utuh tentang apa saja yang bisa diisi di Madinah. Tinggal satu hal yang membedakan jemaah yang pulang puas dan yang menyesal: persiapan. Mulai dari pengurusan tasreh Raudhah, rute ziarah yang tertata, hingga muthawif yang membimbing adab, Alsha yang berstatus Akreditasi A menyiapkan semuanya supaya kamu tinggal fokus beribadah di Madinah.

Kalau kamu ingin merancangnya bersama tim yang berpengalaman, kenali lebih jauh layanan travel umroh Alsha Tours dan lihat perkiraan biaya umroh sesuai pilihan paket sebelum menentukan keberangkatan. Dengan dukungan Akreditasi A, kamu bisa berangkat lebih tenang karena tahu setiap detail sudah dipikirkan sejak awal.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Berapa lama jemaah biasanya melakukan kegiatan di Madinah saat umroh?
Umumnya jemaah tinggal sekitar tiga sampai empat hari di Madinah, meski durasinya bisa berbeda mengikuti program tiap travel.

Apakah wajib masuk Raudhah saat di Madinah?
Tidak wajib. Masuk Raudhah sangat dianjurkan karena keutamaannya, tetapi bila belum kebagian slot, pahala ibadah di area Masjid Nabawi lain tetap besar.

Apa saja tempat ziarah utama di Madinah?
Tempat yang paling sering dikunjungi adalah Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Jabal Uhud, Pemakaman Baqi, dan kebun kurma.

Apakah jemaah perempuan boleh masuk Pemakaman Baqi?
Jemaah perempuan umumnya tidak masuk ke area Baqi dan cukup berdoa dari luar pagar, sesuai ketentuan yang berlaku di lokasi.

Perlukah menyiapkan aplikasi Nusuk sebelum berangkat?
Sangat dianjurkan. Membuat akun Nusuk sejak visa terbit membantu kamu memantau slot Raudhah lebih awal sebelum kuota penuh.

Alsha Tours Solo

Alsha Tours Lampung