Assalamualaikum, Kawan Alsha!
Setelah menunaikan ibadah umroh atau haji dengan penuh haru dan harap, ada satu momen yang sering membuat hati berat: tawaf wada, tawaf perpisahan sebelum meninggalkan Makkah. Ini bukan sekadar ritual, tapi perjumpaan terakhir dengan Ka’bah, rumah Allah di Masjidil Haram, sebelum kembali ke tanah air.
Di artikel ini, Alsha akan membahas bacaan doa tawaf wada lengkap, makna di baliknya, dan adab spiritual yang menyertainya. Simpan artikel ini baik-baik, ya!
Table of Contents
ToggleApa Itu Tawaf Wada?
Dalam syariat Islam, tawaf wada adalah tawaf terakhir yang dilakukan oleh jamaah haji sebelum meninggalkan Kota Suci Makkah. Kata “wada” berasal dari bahasa Arab yang berarti perpisahan.
Menurut pendapat mayoritas ulama fikih, tawaf wada hukumnya wajib bagi jamaah haji, sebagaimana dijelaskan dalam kitab-kitab fikih seperti Al-Mughni karya Ibnu Qudamah dan Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq. Tawaf ini tidak berlaku wajib bagi wanita yang sedang haid, sebagaimana dikecualikan oleh Rasulullah ﷺ dalam hadis shahih riwayat Bukhari dan Muslim.
Tawaf wada menjadi simbol penghormatan terakhir kepada Baitullah. Ia merupakan bentuk pengagungan terhadap Ka’bah, serta manifestasi dari kerinduan dan harapan agar jamaah dapat kembali lagi ke Tanah Suci dalam kondisi yang lebih baik secara lahir maupun batin.
Bacaan Doa Tawaf Wada Lengkap
Berikut adalah kumpulan doa-doa yang dibaca saat melaksanakan Tawaf Wada yang didapat dari kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi:
1. Doa Mengusap Hajar Aswad & Memulai Tawaf
بِسْمِ اللهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ إِيْمَاناً بِكَ وَتَصْدِيقاً بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latin: Bismillaahi wallaahu akbar, allaahumma iimaanan bika wa tashdiiqan bi kitaabika wa wafaa-an biahdika wattibaaan lisunnati nabi-yyika shallallaahu alaihi wasallam
Artinya: Dengan menyebut nama Allah, dan Allah Mahabesar. Ya Allah (tawaf ini) karena iman kepada-Mu, pembenaran kepada kitab-Mu, penunaian terhadap janji-Mu, dan mengikuti sunnah Nabi-Mu.
2. Doa Tiga Putaran Pertama
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ حَجًّا مَبْرُورًا وذَنْبًا مَغْفُورًا وَسَعْيًا مَشْكُورًا
Latin: Allaahummaj alhu hajjam mabruuraan, wa dzanban maghfuuraan, wa sayan masykuuraan
Artinya: Ya Allah, jadikanlah Haji & Umrah ini mabrur, dosa yang diampuni, dan sai yang disyukuri.
3. Doa Empat Putaran Terakhir
اللَّهُمَّ اغْفِرْ وَارْحَمْ وَاعْفُ عَمَّا تَعْلَمُ وَأَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمَ ، اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Allaahummagh fir warham wafu ammaa talamu wa antal aazzul akram, alaahumma rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan waaqinaa adzaaban naar.
Artinya: Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dari apa yang Engkau ketahui, Engkau Mahamulia di atara yang mempunyai kemuliaan, ya Allah Tuhan kami, anugerahkanlah kebaikan dalam kehidupan dunia dan akhirat dan jauhkanlah dari siksaan neraka.
4. Doa Pendek Saat Tawaf
اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ حَمَلْتَنِي عَلَى مَا سَخَّرْتَ لِي مِنْ خَلْقِكَ وَسَتَرْتَنِي فِي بِلَادِكَ حَتَّى بَلَّغْتَنِي بِنِعْمَتِكَ إِلَى بَيْتِكَ وَأَعَنْتَنِي عَلَى أَدَاءِ نُسُكِي فَإِنْ كُنْتَ رَضِيْتَ عَنِّي فَازْدَدْ عَنِّي رِضًا وَإِلَّا فَمِنَ الْآنَ فَارْضَ عَنِّي قَبْلَ أَنْ تَنْأَى عَنْ بَيْتِكَ دَارِي، فَهَذَا أَوَانُ انْصِرَافِي إِنْ أَذِنْتَ لِي غَيْرَ مُسْتَبْدِلٍ بِكَ وَلَا بِبَيْتِكَ وَلَا رَاغِبٍ عَنْكَ وَلَا عَنْ بَيْتِكَ، اللَّهُمَّ فَأَصْحِبْنِيَ الْعَافِيَةَ فِي بَدَنِي وَالصِّحَّةَ فِي جِسْمِي وَالْعِصْمَةَ فِي دِينِي وَأَحْسِنْ مُنْقَلَبِي وَارْزُقْنِي طَاعَتَكَ مَا أَبْقَيْتَنِي وَاجْمَعْ لِي بَيْنَ خَيْرَي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Allaahumma innii abduka wabnu abdika wabnu amatika, hamaltanii alaa maa sakhkharta lii min khalqika, wa satartanii fii bilaadika hattaa ballagtanii bi nimatika ilaa baitika wa aantanii alaa adaa-i nusukii. Fa-in kunta radhiita annii fazdad annii ridhan, wa illa fa minal aana fardha annii qabla an tan-a an baitika darii. Fa haadzaa awaanu inshiraafi in adzinta lii ghaira mustabdilin bika wa laa bi baitika wa laa raaghibin anka wa laa an baitika. Allaahumma fash-hibniyal aafiyata fii badanii wash-shihhata fii jismii wal ishmata fii diinii wa ahsin munqalabii warzuqnii thaaataka maa abqaitanii wajma lii baina khairad dunyaa wal aakhirati, innaka alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, anak hamba perempuan-Mu, Engkau membawaku di atas makhluk-Mu yang telah Engkau kuasakan untukku dan Engkau telah menjagaku di negeri-Mu hingga Engkau menyampaikanku di rumah-Mu, berkat nikmat-Mu, dan memberikan pertolongan kepadaku untuk melaksanakan ibadahku
5. Doa Setelah Selesai Tawaf Wada
اللَّهُمَّ أَنَا عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ أَتَيْتُكَ بِذُنُوبٍ كَثِيرَةٍ وَأَعْمالٍ سَيِّئَةٍ، وَهَذَا مَقَامُ العَائِذِ بِكَ مِنَ النَّارِ، فَاغْفِرْ لِي إِنَّكَ أَنتَ الغَفُورُ الرَّحِيمُ
Latin: Allahumma anaa abduka wabnu abdika ataituka bidzunuubin katsiiratin wa-amaalin sayyi-atin, wa hadzaa maqaamul aa-idzi bika minan naar, faghfirlii innaka antal ghafuurur rahiimu.
Artinya: Ya Allah, aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu, aku datang dengan membawa dosa yang banyak dan amal-amal yang buruk. Ini adalah tempat untuk memohon perlindungan kepada-Mu dari neraka, maka ampunilah aku, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Adab dan Tata Cara Tawaf Wada
Meskipun tata caranya mirip dengan tawaf lainnya, tawaf wada memiliki nilai emosional yang lebih dalam. Berikut beberapa adab yang sebaiknya dijaga:
- ✅ Niat ikhlas karena Allah
- ✅ Berwudhu dan dalam kondisi suci
- ✅ Melakukan 7 putaran tawaf dengan khusyuk
- ✅ Shalat sunnah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim (jika memungkinkan)
- ✅ Berdoa sebanyak mungkin di Multazam dan Hijir Ismail
- ✅ Tidak melakukan transaksi atau belanja setelah tawaf jika akan langsung pulang
Makna Tawaf Wada
Tawaf wada adalah simbol perpisahan, tapi juga janji tak terucap. Jamaah berharap:
- Ibadahnya diterima
- Dosanya diampuni
- Allah mengundangnya kembali ke Tanah Suci
Tawaf ini mengandung kerinduan, haru, dan optimisme yang mendalam.
Entitas spiritual:
- Emosi: Rindu, harapan, tangis perpisahan
- Spiritualitas: Keikhlasan, ketundukan, tawakal
- Nilai Ibadah: Penerimaan amal, kebaikan pulang ke tanah air
Doa Sebelum Pulang ke Tanah Air
Setelah selesai tawaf wada, Kawan Alsha disunnahkan untuk berdoa memohon keselamatan perjalanan dan kebaikan saat kembali. Berikut contohnya:
“Ya Allah, jadikan perjalananku ini sebagai perjalanan yang diberkahi, penuh keselamatan, dan jadikan aku termasuk hamba yang Engkau terima amal ibadahnya.”
Setelah pulang ke tanah air biasanya jemaah umroh akan membuat acara syukuran dan mengundang saudara, tetangga atau kerabat. Acara ini dapat dilakukan sebelum keberangkatan atau sesudah keberangkatan ke tanah suci.
Agar Kawan Alsha tidak bingung apa yang harus dibaca pada saat acara tersebut yuk ikuti panduan ini Doa Walimatus Safar Umroh
Siap Merencanakan Umroh Penuh Makna?
Kawan Alsha, ingin merasakan sendiri khidmatnya momen tawaf wada di Baitullah?
Alsha Tour siap mendampingi perjalanan spiritual Anda dengan:
- ✅ Bimbingan manasik dari pembimbing berpengalaman
- ✅ Fasilitas hotel dekat Masjidil Haram
- ✅ Pendampingan spiritual selama perjalanan
- ✅ Doa-doa pilihan dan momen sakral yang tak terlupakan
Jangan lewatkan kursi terbatas untuk keberangkatan berikutnya!
Seorang SEO Specialist di Alsha Tour yang fokus menghadirkan informasi umroh dan haji yang terpercaya dan relevan. Berpengalaman dalam content strategy serta bekerjasama dengan Muttawif untuk memastikan akurasi setiap artikel.